Tak Pakai Pendaftaran Online, Tak Pakai Zonasi, Siswa dan Guru Bertetangga, Uniknya SMK PP N

loading...
loading...
Mengelola SMK se - unik SMK Pertanian Pembangunan Negara di Desa Kalasey ternyata tak gampang.

Kepsek SMK Jemmy Jeremias menuturkan, masalah utama sekolah tersebut adalah bangunan kelas yang usang.
"Beberapa ruang kelas disini usang, seperti tidak terpelihara," kata dia yang baru sebulan menjabat.

Amatan Tribun, sebagian besar ruang kelas memang tampak usang. Toilet jorok. Pada dinding bagian depan sekolah tergurat coretan berupa nama - nama.


Menurut dia, sekolah tersebut baru saja alih status dari dinas pertanian ke dinas provinsi hingga banyak hal yang musti dibenahi.
"Sejak saya datang, saya melihat banyak masalah yang musti dibenahi diantaranya fasilitas kelas," kata dia.

Permasalahan lainnya, sebut dia, adalah pamor sekolah itu yang belum mentereng.

Hal itu disebabkan nilai siswa yang tidak bersaing pada mata pelajaran umum. "Siswa disini orientasinya praktek, jadi agak lemah dari sisi nilai pelajaran," kata dia.

Ia bertekad akan membawa sekolah itu meraih nilai tertinggi dalam UNBK. Jeremias punya pengalaman akan hal tersebut karena berjasa membawa SMA Eben Haezer merajai daftar siswa peraih nilai tertinggi dalam UNBK. "Saya mulai
petakan, ternyata sekolah ini punya potensi," kata dia.

Adanya asrama bagi para siswa yang berdekatan dengan rumah dinas guru dirasanya sangat menguntungkan untuk maksud itu.

"Para siswa dan guru bertetangga, ini bisa memberikan iklim pendidikan yang baik," kata dia.

TIDAK ONLINE

Keunikan lainnya dari sekolah itu adalah tidak menggunakan sistem pendaftaran online.

Amatan Tribun, para siswa yang mendaftar mendatangi sekolah dan menyerahkan berkas.

Ada tim khusus yang menanangi berkas secara manual.

Jackson salah satu calon siswa tak berkeberatan dengan sistem jadul itu.
"Tak masalah, kan intinya adalah belajar disini," kata dia.

Kepsek Jeremias menyatakan, tidak diterapkannya sistem online merupakan bagian kekhususan dari sekolah itu.
"Kita juga tidak pakai Zonasi, karena hanya satu satunya di Sulut, bahkan kita rekrut siswa luar daerah," (Tribun Manado/Arthur Rompis)
Sumber:  manado.tribunnews.com
loading...

0 Response to "Tak Pakai Pendaftaran Online, Tak Pakai Zonasi, Siswa dan Guru Bertetangga, Uniknya SMK PP N"

Post a Comment